Jumat, 26 Februari 2010

FORMAT dan TATA CARA NAMA DNS

1. FORMAT dan TATA CARA NAMA DNS
 Format dan Tata Cara Nama
 Silahkan mendaftarkan diri ke situs penyedia layanan free domain (dalam contoh ini adalah www.co.cc) dan free hosting (dalam contoh ini adalah www.0fees.net)
 Kemudian dimulai dari pendaftaran domain terlebih dahulu di www.co.cc. Setelah kita mendaftarkan diri dengan mengisi berbagai data dan login ke account kita, di menu bagian atas klik Getting A New Domain. Ketikkan nama domain yang ingin kita miliki (dalam contoh ini adalah jogja-ukm). Nantinya kita akan mendapatkan domain dengan format www.nama-yang-kita-pilih.co.cc
 Klik Check availability untuk mengecek apakah domain yang dipilih sudah dipakai orang lain atau belum. Perlu diingat bahwa untuk nama-nama tertentu pihak co.cc akan menarik bayaran, jadi pastikan ketika kita mengklik Check availability yang muncul kemudian adalah tulisan One year domain registration for $0.

 Setelah kita mendapatkan nama domain, sekarang login ke account kita di www.0fees.net
 Klik menu Parked Domains yang merupakan submenu dari Domains.

 Setelah itu masukkan nama domain yang sudah kita daftarkan tadi (dalam contoh ini adalah jogja-ukm.co.cc) pada form Domain Name. Terakhir klik Add Parked Domain.

 Kalau berhasil maka kita akan melihat di bawah Current Parked Domains adalah nama domain yang kita masukkan tadi (dalam contoh ini adalah jogja-ukm.co.cc). Perhatikan di bagian bawah ada tulisan Name Servers to use (yaitu ns1.0fees.net dan ns2.0fees.net), salin kedua alamat tersebut.

 Kembali ke account co.cc, klik Manage Domain. Di sana ada tiga pilihan yaitu Manage DNS, Zone Records, dan URL Forwarding. Kemudian beri tanda cek pada Manage DNS.
 Masukkan ns1.0fees.net pada form Name Server 1 dan ns2.0fees.net pada form Name Server 2. Klik Set Up untuk konfirmasi.

 Akan muncul halaman yang menginformasikan data-data yang telah kita masukkan tadi.

 Anda perlu menunggu sekitar 48 jam (sekitar 2 hari) sampai konfigurasi yang kita buat bisa digunakan.
 Kalau sudah berhasil maka kita sekarang memiliki web yang bisa diakses dari dua alamat. Misalkan dalam contoh ini adalah proukm.0fees.net dan jogja-ukm.co.cc. Alamat manapun yang kita ketikkan di browser maka akan menuju ke halaman yang sama.
 Top Level Domain (TLD)
Top Level Domain adalah domain pada level teratas di bawah root (.).
Ada tiga pengelompokkan Top Level Domain:
1. Domain Generik.
Terdiri atas 7 domain yaitu
1. com
Untuk organisasi komersial. contoh: ibm.com, sun.com.
2. net
Untuk organisasi/perusahaan penyedia layanan jaringan / Internet. contoh: internic.net, nsf.net.
3. gov
Untuk lembaga/organisasi pemerintahan. contoh: whitehouse.gov, nasa.gov.
4. mil
Untuk badan/organisasi militer. contoh: army.mil.
5. org
Untuk organisasi non-komersial. contoh: linux.org.
6. edu
Untuk lembaga pendidikan. contoh: mit.edu, berkeley.edu.
7. int
Untuk organisasi Internasional. contoh: nato.int.
Selain 7 domain di atas ada lagi 7 domain baru dari ICANN (www.icann.org) yaitu:
8. aero
Untuk industri atau perusahaan udara.
9. biz
Untuk perusahaan atau lembaga bisnis.
10. coop
Untuk perusahaan atau lembaga kooperatif
11. info
Untuk penggunaan umum.
12. museum
Untuk museum.
13. name
Untuk registrasi bagi penggunaan individual/personal.
14. pro
Untuk para profesional seperti: akuntan, dan lain-lain.
2. Domain Negara
Merupakan standar pembagian geografis berdasarkan kode negara. Contoh: id untuk Indonesia, au untuk Australia, uk untuk Inggris, dan lain-lain.
Domain negara ini dapat dan umumnya diturunkan lagi ke level-level di bawahnya yang diatur oleh NIC dari masing-masing negara, untuk Indonesia yaitu IDNIC. Contoh level bawah dari id yaitu net.id, co.id, web.id.
3. Domain Arpa
Merupakan domain untuk jaringan ARPAnet. Tiap domain yang tergabung ke Internet berhak memiliki name-space .in-addr.arpa sesuai dengan alamat IP-nya.

2. 3 TYPE ZONE DNS
1. Primary Zone
Loads zone data directly from a file on a host. A primary zone may contain a subzone, or child zone. It may also contain resource records such as host, alias (CNAME), address (A), or reverse mapping pointer (PTR) records.
Note: Primary zones are sometimes referred to as "master zones" in other BIND documentation.
2. Secondary Zone
Loads zone data from a zone's primary server or another secondary server. A secondary server maintains a complete copy of the zone for which it is a secondary.
Note: Secondary zones are sometimes referred to as "slave zones" in other BIND documentation.
3. Stub Zone
A stub zone is similar to a secondary zone, but it only transfers the name server (NS) records for that zone.





3. PENGERTIAN dan PROSES PEMBUATAN REVERSE LOOK UP ZONE

 Reverse Lookup Zone
Some programs use a "Reverse Query", a "Reverse Query" is when you resolve an IP to a host name (rather then a host name to an IP). It is strongly recommended then to configure a "Reverse Lookup Zone".
 Configuring Reverse Lookup
1. In the DNS Manager right click your DNS Server > "New Zone".
2. click on "Primary" in the Dialog box, and then "Next".
3. In "Zone Name" type your IP Address backwards. If to use my example from above then type "1.168.192.in-addr.arpa".
4. After typing your "reverse lookup zone" name, press on "TAB" and "reverse lookup zone" will show up in the next field with ".dns" after it.
5. Click "Next", and "Finish".

4. PENJELASAN DNS RECORD dan CARA MEMBERSIHKAN SAMPAH PADA RECORD DNS
 Jenis DNS record yang saat ini didukung adalah:
• A(Address)
Dengan jenis ini, anda bisa mengasosiasikan atau mengarahkan host atau subdomain anda ke sebuah server dengan menyebutkan alamat IP-nya di kolom "Alamat". Misalnya anda bisa mengarahkan subdomain atau host bernama www ke alamat IP 74.125.67.100 (salah satu alamat IP untuk situs Google.com).
• MX(Mail)
Jenis ini akan menangani email dengan nama domain anda. Jika anda menentukan DNS record dengan jenis ini maka anda harus mengisi kolom "Alamat" dengan nama mailserver yang sudah dikonfigurasikan untuk domain anda tersebut, diakhiri dengan tanda . (titik).
Misalnya anda mempunyai domain bernama "namadomainanda.com" dan sebuah mailserver yang sudah dikonfigurasikan untuk domain tersebut dengan alamat "nama.mailserver.com" maka anda perlu mengisinya dengan:
Nama Host => @ (yang berarti akan mengarahkan semua alamat email dengan nama domain utama anda, atau isi dengan "jakarta" misalnya anda ingin mengarahkan email dengan alamat 'nama@jakarta.namadomainanda.com')
Jenis Record => MX
Alamat => nama.mailserver.com.
• MXE(MailEasy)
Seperti halnya jenis record MX yang dijelaskan di atas, jenis MXE ini juga mengatur email dengan domain anda ini. Bedanya adalah, jika dengan MX anda harus mengisinya dengan nama mailserver yang benar maka dengan MXE anda harus mengisi kolom "Alamat" dengan alamat IP mailserver tersebut. Jika anda menggunakan/mengaktifkan fitur Mail Forwarding kami maka secara otomatis sistem akan menambah satu record berjenis MXE ini dan anda tidak bisa menggunakan jenis MX lagi.
• CNAME (Alias)
Digunakan jika anda ingin membuat alias sebuah nama host (subdomain) baik alias atas subdomain dengan nama domain anda sendiri atau dengan nama domain lain di luar domain ini.
Praktek yang paling sering digunakan pada CNAME ini adalah jika anda menginginkan blog dari layanan pihak ketiga (misalnya blog dari layanan blogspot.com) dengan nama domain sendiri.
Pada kolom "Alamat" untuk jenis record ini harus diakhiri dengan tanda . (titik).
• URLRedirect
Merupakan metode standar yang digunakan dalam URL Forwarding (pengalihan URL). Jika ada pengunjung yang masuk ke alamat subdomain anda yang berjenis ini, maka pengunjung tersebut akan dialihkan ke alamat yang anda tentukan pada kolom "Alamat". Bagian pada kolom "Alamat" bisa anda isi dengan halaman web kemana akan diarahkan, dan harus diisi dengan alamat lengkapnya, misalnya "http://www.google.co.id/search?q=url+forwarding&ie=utf-8&hl=id&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla:en-US:official&client=firefox-a".
Kelemahan metode ini adalah pada baris alamat broser ditampilkan alamat tujuannya, pengunjung akan bisa melihat alamat sebenarnya ke mana subdomain anda ini diarahkan. Jika bagi anda ini menjadi masalah maka anda bisa menggunakan URL Frame yang dijelaskan di bawah.
• URLFrame
Berfungsi sama seperti URL Redirect, tetapi halaman akan disajikan dengan frame (sering juga disebut URL cloaking) sehingga pada baris alamat browser akan ditampilkan alamat dengan domain anda.
• SPF(txt)
Digunakan untuk mengisi informasi teks pada domain anda. Anda bisa mengisi apa saja dengan record jenis ini. Pada kolom "Alamat" isi teks yang anda inginkan dengan ditutup oleh tanda kutip (") di awal dan di akhirnya.
Praktek yang paling sering adalah menggunakan record ini untuk menentukan SPF record atau DomainKeys.
Untuk informasi lebih lanjut tentang SPF Record dan cara pengisiannya, anda bisa mengunjungi situs OpenSPF.

5. PENJELASAN ROOT HINT, PREVERED dan ALTERNATE DNS
1. Penjelasan Root Hint
Berisi informasi data yang berada dalam domain root (non lokal). Catatan ini yang
dipergunakan name server jika ada resolver yang meminta nama domain di luar domain lokal.
; This file holds the information on root name servers needed to
; initialize cache of Internet domain name servers
; (e.g. reference this file in the "cache . "
; configuration file of BIND domain name servers).
;
; This file is made available by InterNIC registration services
; under anonymous FTP as
; file /domain/named.root
; on server FTP.RS.INTERNIC.NET
; -OR- under Gopher at RS.INTERNIC.NET
; under menu InterNIC Registration Services (NSI)
; submenu InterNIC Registration Archives
; file named.root
;
; last update: Aug 22, 1997
; related version of root zone: 1997082200
;
;
; formerly NS.INTERNIC.NET
;
. 3600000 IN NS A.ROOT-SERVERS.NET.
A.ROOT-SERVERS.NET. 3600000 A 198.41.0.4
;
; formerly NS1.ISI.EDU
;
. 3600000 NS B.ROOT-SERVERS.NET.
B.ROOT-SERVERS.NET. 3600000 A 128.9.0.107
;
; formerly C.PSI.NET
;
. 3600000 NS C.ROOT-SERVERS.NET.
C.ROOT-SERVERS.NET. 3600000 A 192.33.4.12
;
; formerly TERP.UMD.EDU
;
. 3600000 NS D.ROOT-SERVERS.NET.
D.ROOT-SERVERS.NET. 3600000 A 128.8.10.90
;
; formerly NS.NASA.GOV
;
. 3600000 NS E.ROOT-SERVERS.NET.
E.ROOT-SERVERS.NET. 3600000 A 192.203.230.10
;
; formerly NS.ISC.ORG
;
. 3600000 NS F.ROOT-SERVERS.NET.
F.ROOT-SERVERS.NET. 3600000 A 192.5.5.241
;
; formerly NS.NIC.DDN.MIL
;
. 3600000 NS G.ROOT-SERVERS.NET.
G.ROOT-SERVERS.NET. 3600000 A 192.112.36.4
;
; formerly AOS.ARL.ARMY.MIL
;
. 3600000 NS H.ROOT-SERVERS.NET.
H.ROOT-SERVERS.NET. 3600000 A 128.63.2.53
;
; formerly NIC.NORDU.NET
;
. 3600000 NS I.ROOT-SERVERS.NET.
I.ROOT-SERVERS.NET. 3600000 A 192.36.148.17
;
; temporarily housed at NSI (InterNIC)
;
. 3600000 NS J.ROOT-SERVERS.NET.
J.ROOT-SERVERS.NET. 3600000 A 198.41.0.10
;
; housed in LINX, operated by RIPE NCC
;
. 3600000 NS K.ROOT-SERVERS.NET.
K.ROOT-SERVERS.NET. 3600000 A 193.0.14.129
;
; temporarily housed at ISI (IANA)
;
. 3600000 NS L.ROOT-SERVERS.NET.
L.ROOT-SERVERS.NET. 3600000 A 198.32.64.12
;
; housed in Japan, operated by WIDE
;
. 3600000 NS M.ROOT-SERVERS.NET.
M.ROOT-SERVERS.NET. 3600000 A 202.12.27.33
; End of File
Untuk mendapatkan file root.cache/named.root ini dapat melakukan perintah dig dengan
user root.
# dig @rs.internic.net > /var/named/root.cache.new
/var/named/named.local
File ini digunakan untuk alamat loopback untuk alamat ke diri sendiri, dan selalu dengan alamat IP
127.0.0.1. Isi filenya adalah sebagai berikut :
$TTL 86400
@ IN SOA localhost. root.localhost. (
1997022700 ; Serial
28800 ; Refresh
14400 ; Retry
3600000 ; Expire
86400 ) ; Minimum
IN NS localhost.
1 IN PTR localhost.
File Pemetaan Host ke IP (adjar.praktikum_ukdw.ac.id.)
@ IN SOA adjar.praktikum_ukdw.ac.id. admin.black.net (
1
10800
3600
604800
86400 )
IN NS fred.black.net.
sien IN A 192.168.6.1
fred IN A 192.168.6.3
edy IN A 192.168.6.2
devid IN A 192.168.6.4
penjelasan :
• untuk jarak Anda bisa gunakan spasi atau tab.
• IN adalah standar untuk internet, Anda dapat tidak menulisnya tetapi menggantikan dengan
menekan tab.
• SOA (start of authority) : mengidentikasikan authority untuk data zone ini
• host yang ditulis setelah SOA adalah host server DNS yang kita buat
• host setelah itu is the mail address of the person in charge of the data
• NS (name server), pendefenisian siapa yang menjadi server dns
• A, pemetaan dari host ke IP
File Pemetaan IP ke Host (db.192.168.6)
@ IN SOA fred.black.net. admin.black.net. (
1
10800
3600
604800
86400
)
IN NS fred.black.net.
1 IN PTR sien.black.net.
3 IN PTR fred.black.net.
2 IN PTR edy.black.net.
4 IN PTR devid.black.net.
Penejelasan
PTR adalah untuk mendefenisikan penerjemahan dari ip ke host
Untuk menjalankan DNS dengan perintah
/usr/sbin/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar